Pages

Monday, July 1, 2013

COBOY JUNIOR: A CONFESSION



Coboy Junior alias CJR
(foto dari sini)

“Walah Mbak, kamu suka Coboy Junior to? Itu kan kumpulan anak-anak alay.”

Begitu komentar adik saya di BBM suatu ketika. Mungkin dia ‘mencermati’ (halah) status BB saya yang beberapa waktu lalu sering menyinggung boyband cilik itu, atau lagu-lagu mereka.





Eaaa.. (nah kan, udah ter’eaaa-eaaa’). Masak saya yang sudah emak-emak ini ikut-ikutan ngefans sama CJR? Lhah.. justru saya ngefansnya gara-gara ketularan si sulung Nadaa. Gara-gara Nadaa ngefans, saya jadi ikutan memperhatikan. Ujung-ujungnya ikut ngefans juga. *haisyah.. bukannya ‘meluruskan’ malah ikut-ikutan anaknya nih.. dasar emak-emak labil :D

Thursday, December 27, 2012

Akhirnya Dimuat Juga ^_^


Horee.. Alhamdulillah cerpen saya dimuat lagi di Bobo (No. 38 terbit 27 Desember 2012). Judulnya “Tragedi Trem Adhi” (Sengaja milih judul yang berima, kesannya lebih asik :D). Bercerita  tentang seorang anak bernama Adhi yang ketabrak trem gara-gara buru-buru dan nggak hati-hati. Lalu ditolong oleh teman ayahnya bernama Oom Yoan.

Tadinya saya pikir cerpen ini nggak bakalan dimuat. Lamaaa banget nunggunya. Dikirimnya sejak bulan Januari 2012. Malah sempat kesalip duluan dengan cerpen yang dikirim setelahnya (Mami Skoli, dimuat di Bobo edisi November 2012). Sangat berharap untuk dimuat, karena ini cerpen favorit :D

Tuesday, November 20, 2012

Dimuat (tapi salah judul) di Republika

Alhamdulillah, tadi siang saya diberi tahu seorang teman di Facebook bahwa naskah traveling saya dimuat di koran Republika hari ini. Wah, lumayan cepat juga terbitnya. Saya baru mengirim naskah via email tanggal 12 November lalu. Tidak sampai dua minggu ternyata sudah dimuat.

Sayangnya Republika agak teledor. Judul tulisan di naskah yang saya kirim adalah "Masjid Essalam Rotterdam". Namun judul yang tertera di koran berubah menjadi "Masjid Essalam Amsterdam". Sebuah kekeliruan yang fatal, menurut saya. 

Judul yang keliru tersebut bisa merugikan pembaca dan juga saya. Merugikan pembaca, karena kesalahan judul akan memberikan informasi yang keliru kepada pembaca (apalagi jika pembaca hanya membaca judul saja tanpa membaca isi artikel). Merugikan saya pula, karena bisa jadi saya dianggap salah memberikan informasi, kurang teliti, tidak betul-betul datang ke lokasi obyek yang ditulis, atau bahkan dikira hanya copy-paste entah dari mana.

Tapi bagaimanapun saya senang dan bersyukur tulisan saya dimuat di Republika. Semoga ini membuat saya semakin rajin untuk menulis. Aamiiin.. :)


Monday, September 24, 2012

Bahasa Indonesia di (Kampus) Luar Negeri

“It’s better if you use English even when you talk to other Indonesian students. Not Bahasa.”

Demikian ‘protes’ Profesor Carlos -- salah satu dosen di kampus IHS Erasmus University Rotterdam -- setengah bercanda tatkala beliau melintasi kami, geng mahasiswa Indonesia yang asyik mengobrol di depan papan pengumuman.

Prof. Carlos ini yang paling rajin mengingatkan kami, rombongan mahasiswa Indonesia, jika kedapatan diskusi dalam Bahasa Indonesia. Haha, dasar lidah Indonesia, walaupun di negeri Belanda, tapi kalau sudah bertemu sesama orang Indonesia, rasanya lebih nyaman bercakap dengan Bahasa Indonesia, bukan English. Tidak peduli di kampus sekalipun, yang notabene berjuluk kampus internasional dengan mahasiswa dari berbagai belahan dunia.

Tuesday, July 17, 2012

Melek Teknologi Tanpa Copy-Paste


Rotterdam, hampir dua tahun lalu. Saya menjadi mahasiswa baru di kampus keren itu: Erasmus University. Sambil menahan dinginnya angin bulan Oktober, saya memarkir sepeda dan bergegas memasuki Building T, gedung kuliah IHS alias Institute for Housing and Urban Development Studies.

Tidak, tidak. Saya tidak hendak bercerita tentang kampus saya itu, atau tentang Rotterdam dan Belanda. Tapi tentang Blackboard, sebuah ‘barang baru’ yang baru saya kenal pertama kali saat kuliah master di Erasmus.

Thursday, July 5, 2012

ANTARA MILAN DAN CINQUE TERRE

* Tulisan ini dimuat di Majalah Kereta Api Edisi Juni 2012. Tentu saja, tulisan yang di majalah sedikit berbeda karena sudah sudah terkena "sentuhan tangan" editornya :)


Milano Centrale, 17 Maret 2011. Bersama seorang teman, saya memasuki stasiun dengan perasaan kagum dan takjub. Bangunan megah dengan langit-langit tinggi dan detil arsitektur romawi memukau pandangan saya. Hall lantai satu yang luas terasa sedikit lengang. Beberapa gerai fashion ternama terdapat di sini. Tak ingin membuang waktu, kami bergegas menaiki eskalator menuju lantai dua.

Wednesday, July 4, 2012

Memilih Susu untuk Sang Buah Hati

“Bun, jangan lupa ntar pulang kantor mampir beli susu Nadaa lho.”

Pagi-pagi Nadaa – putri sulung saya sudah mewanti-wanti.  Hari ini dia terpaksa absen minum susu karena stok susu di rumah sudah habis dan kemarin saya lupa membelikannya.

Bicara tentang susu, saya jadi ingin berbagi di dalam blog ini tentang susu anak-anak saya yang sedang dalam masa pertumbuhan itu. 

Sebagai ibu dari dua orang anak (Nadaa – 8 tahun dan Hilmy – 3 tahun), masalah kesehatan dan pertumbuhan anak tentu merupakan hal yang penting dan menjadi concern saya. Salah satunya adalah dengan membiasakan anak-anak untuk meminum susu setiap hari.