Pages

Showing posts with label reading. Show all posts
Showing posts with label reading. Show all posts

Saturday, September 13, 2014

[Resensi] Billy dan Anak Simpanse



Kali ini buku hadiah dari Mbak Sri Widiyastuti. Coba lagi bikin resensi untuk Kompas Anak, tapi belom berhasil dimuat juga. Ada yang mau ngajarin bikin resensi? ^_^
 
Resensi:
Kisah Billy, Si Anak Petani

Judul buku      : Billy dan Anak Simpanse
Penulis            : Sri Widiyastuti
Illustrator        : Stella Ernes
Cetakan
          : I, 2014
Penerbit
          : Pelangi (PT. Penebitan Pelangi Indonesia)
Teba
l              : 32  halaman


Billy adalah seorang anak petani di sebuah peternakan di Skotlandia. Suatu pagi, ketika sedang mengurus ternak-ternaknya, dia mendapati salah satu binatang peliharaannya hilang. Snowy, cerpelai kesayangan hadiah dari Kakek tak ada lagi di kandangnya.
Billy segera mencari Snowy. Diteriakkannya nama Snowy, dan dibawakannya makanan untuk Snowy. Billy juga mencari Snowy ke tempatnya biasa bersembunyi. Tapi Snowy belum juga ketemu.
Billy mencari sampai ke tepi hutan. Tiba-tiba terdengar suara. ‘Krosak!’
Suara apakah gerangan? Hmm, sepertinya ada sesuatu yang jatuh. Apakah itu Snowy?
Dengan penasaran, Billy mendekat ke arah suara tadi. Billy berharap itu adalah suara Snowy yang sedang bermain.
‘Krosak!’ Suara itu terdengar lagi. Kali ini begitu dekat!
Aaah, Billy kini tau dari mana suara itu berasal. Hati hati, dia semakin mendekat. Dan.. itu dia! Billy kaget tapi senang ketika menemukan “sesuatu” yang menimbulkan suara itu.
Hmm, sebenarnya apa yang ditemukan Billy? Apakah Billy berhasil  menemukan Snowy? Temukan kisah selengkapnya di buku cerita bergambar ini.
Gambar-gambar di dalam buku ini menarik sekali. Terutama suasana peternakan dan binatang-binatangnya. Membuat kita seperti benar-benar berada di dalam cerita dan mengikuti petualangan Billy, si anak petani. (***)

[Resensi] Sekotak Cinta untuk Sakina



Tempo hari pernah menang kuis yang diadain Mba Irma Irawati, dan dapet hadiah bukunya. Lalu coba-coba bikin resensinya trus dikirim ke Kompas Anak. Tapi sayang gak dimuat-muat, heeehe. Daripada cuma ngendon di folder laptop, taro di blog aja deh ya. Ini dia...
 
Resensi:
KISAH SAKINA DI PONDOK PESANTREN

Judul buku      : Sekotak Cinta untuk Sakina
Penulis
             : Irma Irawati
Cetakan
           : I, 2013
Penerbit
           : Qibla - PT. Bhuana Ilmu Populer
Teba
l               : 126  halaman


Terbiasa bersekolah di tempat yang keren dengan fasilitas lengkap, tiba-tiba Sakina harus pindah ke sebuah pondok pesantren yang sederhana. Dari awal tiba, Sakina sudah merasa tak betah! Dia ingin pulang; melanjutkan les piano, les Bahasa Perancis, dan les menarinya lagi.

Walau diyakinkan Amara -- teman sekamarnya – bahwa lambat laun Sakina akan betah tinggal di pondok, Sakina tetap keras kepala dan menganggap remeh semua kegiatan di pondok. Bahkan Sakina berani melanggar peraturan pondok! Dia bertekad hanya akan tinggal sebentar di pondok, dan meminta Papa untuk segera menjemputnya pulang.

Hingga suatu hari, ada peristiwa yang membuat Sakina mulai berpikir ulang. Apalagi setelah Sakina memiliki Blorok dan berkenalan dengan Lana. Sakina semakin bimbang ketika suatu malam dia menerima sebuah paket berbentuk kotak yang misterius. Dan ternyata tak hanya sekali Sakina mendapatkan kotak itu, tapi dua kali!

Hmm, peristiwa apakah itu? Siapakah Blorok dan Lana? Lalu, apa isi kotak misterius itu? Siapa pula pengirimnya? Apakah semua itu membuat Sakina tak jadi keluar dari pondok?

Buku ini mengajak kita ‘berkenalan’ dengan suasana pondok pesantren yang ternyata asyik dan banyak memiliki kegiatan seru. Banyak pula nilai positif yang dapat diambil dari buku ini, seperti persahabatan, kemandirian, dan positive-thinking. Gaya bertutur penulisnya yang mengalir, membuat kita serasa ikut terlibat di dalam cerita. ***

Tuesday, March 18, 2014

[Resensi] Ketika Cinta Sejati Menemukan Jalannya




Judul buku      : Assalamualaikum, Beijing!
Penulis           : Asma Nadia
Penerbit         : Noura Books
Terbit            : Oktober 2013, Cetakan I (pertama)
Tebal buku      : 354 halaman
ISBN               : 978-602-1606-15-5

Dewa mencintai Ra, gadis mungil berpenampilan sporty yang menyenangkan. Mereka adalah teman satu SMA, dan melanjutkan kuliah di kampus yang sama. Awalnya Ra heran, kenapa dirinya begitu sering mendapati Dewa berada di sekitarnya. Keheranannya terjawab ketika akhirnya Dewa menyatakan cinta kepada Ra.

Setelah menjalin kasih selama kurang lebih empat tahun, Ra dan Dewa pun berencana menikah. Namun kemudian ada Anita, gadis tercantik di kantor Dewa yang terpikat oleh sosok Dewa yang jangkung, tampan, kharismatik, dan tak kuasa menolak permintaan tolong seorang wanita. Status Dewa yang telah memiliki kekasih, tak menjadikan Anita surut langkah untuk mendekati dan menaklukkan lelaki itu.

Sebuah pengakuan yang diungkapkan oleh Dewa (hal. 63) membuat Ra memutuskan untuk berubah sikap: menjauh dari diri dan kehidupan Dewa. Di waktu yang sama, Anita tak kenal lelah berusaha merebut perhatian dan cinta Dewa dari Ra.

Sementara itu, perjalanan Asma berkilo-kilo meter dari tanah air telah mempertemukannya dengan Zhongwen. Perkenalan Asma dengan Zhongwen bermula ketika mereka duduk bersisian dalam satu bus yang sama, di tengah perjalanan Asma menuju hostel tempatnya akan menginap selama di Beijing (hal. 12).

Sejak awal bertemu, Zhongwen sudah merasa tertarik pada Asma. Sayang, kartu nama yang diberikan Zhongwen kepada Asma tercecer begitu saja. Rasa penasaran Zhongwen yang tak kunjung mendapat kiriman SMS dari Asma, mendorong pemuda China itu untuk mencari jejak Asma di Beijing. Pencarian yang bukan hanya tentang cinta dan wanita, namun juga pencarian akan keberadaan Tuhan dan agama.

Ada daya tarik misterius yang dipancarkan Asma sejak pertama kali mereka bertemu, walaupun itu bukan kali pertama bagi Zhongwen bertemu dengan seorang gadis yang berkerudung di China. Saat hampir menyerah mencari, Zhongwen melihat Asma di balik jendela sebuah bus. Sayang, bus yang melaju semakin cepat membuat Zhongwen tak kuasa mengejar, membuatnya harus kembali kehilangan jejak Asma (hal. 70). Beruntung, hanya sehari sebelum Asma kembali ke tanah air, Zhongwen berhasil menemukan Asma di sebuah masjid tua yang menjadi salah satu tempat tujuan wisata di Beijing (hal. 95).

Ra dan Dewa. Asma dan Zhongwen. Juga ada Anita, sang orang ketiga. Novel ini menyajikan liku perjalanan cinta anak-anak manusia tersebut dengan apik. Dewa yang begitu mencintai Ra dan berusaha setia, namun sempat tergoda oleh Anita, akankah kembali kepada Ra? Lalu, bagaimana kelanjutan hubungan Asma dan Zhongwen, sekembalinya Asma ke tanah air? Apakah kedua kisah cinta tersebut saling berhubungan?

Menggunakan sudut pandang orang ketiga, bab demi bab dalam buku ini secara bergantian menceritakan kisah Ra-Dewa dan Asma-Zhongwen. Dua setting dan dua plot cerita dalam satu novel. Unik dan tidak membosankan. Konsekuensinya, pembaca harus jeli dalam mengingat masing-masing plot agar gambaran cerita menjadi utuh dan tidak terpotong.

Pengalaman Asma Nadia menjelajahi negeri China khususnya Beijing, membuat deskripsi tentang tempat-tempat di negeri dan kota tersebut menjadi nyata dan hidup. Di antaranya tentang masjid Raya Xi’an (hal. 41), the Great Wall (hal. 28-29 dan 55-58), Masjid Niujie (hal. 97-98) serta berbagai sudut kota Beijing ketika Zhongwen mencari Asma (hal. 71).

Gambaran suasana tempat-tempat tersebut yang dilengkapi dengan kisah sejarahnya membuat novel ini memiliki nilai lebih. Selipan bumbu tentang sebuah cerita rakyat China yang salah satu tokohnya (menurut Zhongwen) mewujud pada Asma, semakin memperkaya novel ini. Sebagai penulis, Asma Nadia cukup piawai mengemas romantisme kisah cinta berbalut sejarah dan legenda.

Dalam novel terbarunya ini, Asma Nadia juga menyelipkan dialog-dialog ringan antara Asma dan Zhongwen tentang ajaran Islam, tanpa membuat novel ini terasa ‘berat’. Seperti yang bisa dibaca di halaman 111 dan 112 ketika Asma menjelaskan tentang batasan pergaulan wanita dan pria dalam Islam. Kutipan-kutipan dialog dan kalimat berbahasa Mandarin – selain Inggris – juga menambah warna pada jalinan cerita.

Secara implisit, novel ini mengajarkan tentang kesetiaan dan pengorbanan. Lewat tokoh Ra, pembaca juga bisa belajar tentang ikhlas dan move-on. Dari airmata menuju sukacita, dari kenangan kepada kenyataan, dan dari kekecewaan dengan memaafkan (hal. 133).

“Assalamualaikum, Beijing!” adalah sebuah novel tentang cinta sejati yang menemukan jalannya. Bacaan yang tepat bagi orang yang mulai kehilangan kepercayaan akan cinta. []

 

Tuesday, July 2, 2013

BELANJA BUKU

Hore..! Pesanan saya akhirnya datang juga.

Beberapa waktu lalu saya membeli buku secara online via www.bukabuku.com. Kebetulan ada event promo Mizan Book Fair. Pas di-klik, eh ternyata banyak juga koleksi buku Mizan yang didiskon. Bagus-bagus pula, dan diskonnya hingga 85% bo’.

Dari 11 buku pesanan saya, ternyata yang 1 kosong, dan langsung di-refund oleh si toko online. Total-totalan, saya cuma keluar Rp. 132.126,00 untuk sepuluh buku. Sudah termasuk ongkir! Jadi kalo dirata-rata harga per bukunya cuma 13 ribu saja. Lumayan banget kaaann.. ^_^

Dan inilah sepuluh buku itu:
-        Wanita Pembawa Cahaya (Yuliani Liputo, Penerbit Qanita)
-        Karya Guruku: Berburu Ramuan Pintar (Deny Wibisono, DAR! Mizan)
-        Alena : Selubung Cinta di Muzdalifah (Ifa Avianty, Mizania)
-        Alexitimia (Koes Pratomo Wongsoyudo, Bentang Pustaka)
-        Desau Angin Maastricht (DH Devita, Lingkar Pena Publishing House)
-        Inilah Kelas Paling Ajaib (Benny Rhamdani, DAR! Mizan)
-        KKPK Best Collection: Permen-Permen Cinta Untukmu (Abdurahman Faiz, DAR! Mizan)
-        Sepeda Ontel Kinanti (Iwok Abqary, DAR! Mizan)
-        For The Love of Mom (Dyah Prameswarie dkk., Penerbit Imania)
-        Cinta Membuatku Bangkit (Agustini Suciningtias dkk., Mizania)

ini dia buku-bukunya

Beberapa buku udah saya taksir sejak lama, yaitu Inilah Kelas Paling Ajaib dan Sepeda Ontel Kinanti, karya suhu-suhu PBA: Iwok Abqary dan Benny Rhamdani. Buku anak ya? Iya, secara saya suka baca Majalah Bobo.. hihi.

Yuk ah, mau baca dulu... ^_^